Jumat, 27 Mei 2022

Konflik, proses dan thank you letter..

Hii gaes, apa kabar? udah lama banget nih aku gak nulis haha ya maklum saat ini udah memasuki usia dewasa muda, yaps dewasa muda atau orang-orang berusia diawal 25yo..dan disekitaran umur itu pula banyak banget lulusan muda yang berusaha mati-matian mencari pekerjaan. Ya pekerjaan. Termasuk aku hehe. Sebutlah jobseeker ^.^

Pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan orang sekitar (dalam kasusku bukan orang tua atau saudara yaa tapi lebih ke orang-orang yang gatau situasi apa yang kita hadapi) yapps pertanyaan ke jobseeker ya "kenapa ga kerja?" "coba lamar kerja disini" "jalan-jalan terus ga malu minta duit orang tua" bahkan dengan entengnya ada yang bilang gini "udah jangan idealis banget, yang penting kerja aja dulu" "sebar lamaran dong jangan males dan diem mulu".
Hmm segala jawaban dengan alasan halus seperti "iyaa udah apply kok" "iya doain yaa semoga cepat dapat kerja" dan kadang kala kalimat kasarpun ingin ku lontarkan "yee emang yang ngasih duit kamu? orang tua aku aja masih support dan ga repot anaknya ga kerja kenapa anda yang panik wkwk". Namun alasan tersebut tak kunjung menyurutkan pertanyaan tersebut hehe tapi ya gimana ya namanya juga hidup ya kalau ga ditekan-tekan ya ngambang hahaha..

Dari pertanyaan tersebut batinku pun ingin teriak.. heyy aku pengen kerja kok, tapi belum ada yang cocok gimana dong. Mereka gatau berapa puluh lamaran yang sudah aku applied, bagaimana proses rekrutmennya, kalau gatau apa-apa diem ajaa keles jangan makin menekan hidup orang lain. Hmm berhubung lagi nulis tentang jobseeker, aku mau cerita salah satu pengalaman recruitment aku disalah satu perusahaan market leader di bidang layanan solusi transportasi  dan logistik di Indonesia di awal tahun 2022. 

Awalnya nothing to lose aja si apply di perusahaan itu, tapi seminggu setelah apply aku ditelpon dan diinfokan untuk mengikuti interview user secara online. Pada tahap ini aku ditanyain terkait pemahaman dan kompetensi dan lebih cenderung ke teknis pekerjaan. Alhamdulillahnya  jobdesk  yang aku apply ini sesuai banget sama passion aku hehe.  *2 hari kemudian* Setelah interview user (sekitar 45 menit) aku langsung terdiam, hopeless dan mikir ga mungkin nih lulus interview user soalnya pertanyaan nya susah banget dan aku pun ga puas sama jawaban aku sendiri hehe

4 hari setelah interview user, aku ditelpon lagi dan dikabarkan bahwa lolos interview user dan lusa lanjut interview online sama HR. Nah interview HR (sekitar 40 menitan)  pertanyaan nya lebih ke pengalaman dan kepribadian kita, jadi pertanyaan yang muncul yaa yang kita tuliskan di CV. Alhamdulillah nya aku bisa mempertanggung jawabkan apa yang aku tulis di CV. jadi gaess sedikit saran untuk tidak melebih-lebihkan informasi di CV (singkat dan tulis apa adanya itu lebih baik)

2 hari setelah interview HR, aku ditelpon lagi dan diinfokan untuk bisa mengikuti tes psikotes dan wawancara dengan psikolog secara online (tesnya agak lama dari jam 8.00 sampai 12.00 jadi total 4 jam).

2 hari setelah tes psikotes, aku ditelpon lagi bahwa aku lolos dan lanjut interview direktur besok. seneng banget dong pastinya karna bener-bener ga nyangka bisa sampai di tahap ini. Sebelum interview dengan direktur aku udah nanyain sama mba HR officernya apa yang perlu aku persiapkan apakah ada presentasi atau bagaimana.. terus mba nya bilang gak ada sih mba cukup persiapkan diri aja hehe

Menurutku saat interview direktur adalah pengalaman yang sangat tak terlupakan. karena interview cuma berlangsung 10 menit. Hmm kebayang ga tuh ngomongin apa haha. Selama 10 menit itu beliau minta saya deskripsikan diri secara singkat dan nanyain terkait pengalaman kerja. Awalnya memang nyambung karena pertanyaan teknis dan pertanyaan leadership pun bisa aku jawab dengan baik, namun saat beliau lihat pengalaman kerja aku, beliau langsung nanya "kamu ga punya ada pengalaman kerja di perusahaan?" nah aku jawab dong "Iya pak memang saya belum pernah bekerja di perusahaan namun saya punya pengalaman magang di salah satu BUMN, saya melakukan kegiatan marketing PR seperti branding produk di salah satu UKM produsen." Beliau terlihat tidak puas dengan jawaban yang aku berikan dan dari ekspresi wajah beliau langsung kayak males gitu interviewnya dan selanjutnya nanya hobi dan cita-cita. Setelah selesai dua pertanyaan tersebut beliau langsung bilang "ya baik itu aja sih pertanyaan dari saya, nanti tim HR akan memberi kabar lanjutan ya".. 

Seminggu setelah interview direktur, saya dapat email "Thank you letter" yang berisi informasi kalau proses rekrutmen ini berakhir di email tersebut karena aku belum sesuai dengan standar perusahaan sehingga proses rekrutmen tidak bisa dilanjutkan. Well, beberapa menit kemudian aku langsung membalas email tersebut.

Jadi proses rekrutmennya itu ada 5 tahap yaitu seleksi administrasi, interview user, interview HR, tes psikotes dan interview direktur. Oiya terakhiran medical check up (tapi ini formalitas aja si untuk mengetahui kesehatan calon karyawan).
Proses rekrutmen ini berjalan sekitar 1 bulanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar